Tips Seputar Daging Sapi

Steak daging merupakan makanan yang menggugah selera. Makanan yang satu ini banyak di jual di restoran-restoran mahal dan banyak peminatnya.

Selain di tempat-tempat mahal ternyata dapat pula dibuat ala rumahan sendiri. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengolahaan daging. Berikut cara pengolahaan daging yang harus diperhatikan:

1. Warna merah segar

Warna merupakan kriteria penting dalam pemilihan daging yang berkualitas. Menurut pengamat kuliner, Kevindra Soemantri mengatakan bahwa warna daging menunjukkan kualitas asupan makanan si sapi.

Daging sapi yang baik biasanya berwarna pink atau merah, jika tidak berwana pink atau merah biasanya kualitasnya buruk akibat salah .

2. Tingkat marbling dan tekstur yang baik
Pernah memperhatikan daging dengan gurat-gurat berwarna putih? Gurat putih adalah lemak intraotot yang memberikan tekstur lembut daging.

Coraknya yang mirip dengan marble membuatnya dikenal dengan sebutan ‘marbling‘. Semakin banyak marbling, maka daging semakin empuk.

3. Simpan dalam freezer
Saat daging terbaik sudah dipilih, penyimpanannya pun juga harus baik. Keringkan terlebih dahulu daging dengan paper towel untuk mengurangi kadar air yang ada di dalamnya.

Kemudian, bungkus daging dengan clean wrapping. Simpan dalam freezer dengan suhu stabil -7 derajat Celcius atau -15 derajat Celcius.

4. Thawing sebelum diolah
Sebelum diolah, daging sapi perlu melalui proses  pencairan makanan (thrawing) dari suhu beku. 

Jangan langsung dikeluarkan, tapi pindahkan daging sapi dari freezer ke partisi dalam kulkas bagian bawah paling tidak selama 1-2 hari sebelum diolah. Jika tidak maka daging akan lembek karena perubahaan suhu yang mendadak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *