Mengenal 3 Tema penting dalam Konferensi Public Safety Indonesia 2019

  JAKARTA – Keselamatan publik adalah kebutuhan, sekaligus isu utama, bagi warga perkotaan. Terlebih lagi, ketika infrastruktur kota kian lengkap dibangun. Tanggung jawab utama dari keselamatan publik berada di pundak pemerintah kota. Namun, hal tersebut dapat berjalan secara optimal apabila masyarakat juga turut  berperan dalam menjaga terwujudnya keselamatan publik. 

Bagaimanapun, kolaborasi dengan sejumlah pihak penunjang keamanan publik perlu ditingkatkan. Datangnya era industri 4.0, dimana transformasi digital dan disrupsi  berlangsung di segala bidang kehidupan manusia,  dapat menyebabkan persoalan keselamatan publik kian sulit untuk dipenuhi.

Kolaborasi pemerintah kota dengan berbagai elemen masyarakat, pakar akademis, pelaku bisnis,  dan pihak kepolisian menjadi suatu kebutuhan yang harus disinergikan untuk dapat memenuhi kebutuhan keselamatan publik.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, konferensi keselamatan publik bertajuk  Public Safety Indonesia Conference2019: Strengthening Through Collaborationdiselenggarakan oleh Adhouse Clarion Events. Acara ini akan berlangsung selama tiga hari, pada 27Februari sampai dengan 1 Maret 2019 mendatang.

Sejumlah pakar keamanan akan hadir memberikan wawasan dan pengalaman profesinal mereka. Berbagai  tema penting di dalam isu keselamatan publik akan dibahas secara tuntas di sini.

Tiga topik penting berikut ini bisa Anda peroleh di dalam konferensi keselamatan publik yang akan  berlangsung di Jakarta Convention Center Jakarta ini.

#1 Smart City

Dari sisi pemerintahan,  Kepala UPT Smart City DKI Jakarta, Setiaji, akan berbicara pada hari pertama konferensi, Kamis 28 Februari 2019, dengan topik:  Smart City  for Better Public Safety : Why Smart City is the Answer?

Beberapa tahun lalu, konsep  Jakarta Smart City  dicanangkan pemerintah provinsi DKI Jakarta. Setiaji kemudian menjadi nahkoda dibalik implementasi smart city di Jakarta. Ia memiliki tanggung jawab besar untuk mengendalikan Jakarta menjad ikota yang terhubung teknologi, namun juga menyediakan pelayanan terbaik bagi warganya dari berbagai lapisan.

Konsep kota pintar diterapkan untuk menciptakan solusi permasalahan masyarakat yang lebih efisien dan mengoptimalkan pelayanan kepada publik. Keberadaan Jakarta Smart City diharapkan dapat membantu pemerintah meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta secara keseluruhan.

#2 Sistem Keamanan di Sekolah

Pada hari yang sama, konferensi keselamatan publik akan mengupas tentang sistem keamanan di sekolah. Isu keamanan sekolah telah menimbulkan keresahan bagi para orang tua murid terhadap anak-anak mereka. Apa yang semestinya dilakukan ketika ancaman keamanan tersebut datang dari dalam sekolah?

Prof. Dr. Djisman Simandjuntak, Rektor Universitas Prasetiya Mulya, bersama para panelis lainnya, akan mengupas topik sistem keamanan sekolah tersebut. Topik yang penting bagi para guru, staf sekolah, murid, dan para orang tua ini  akan memberikan isnight tentang langkah-langkah yang mesti diambil.

Para pakar keamanan akan memberikan pengalaman praktis tentang cara mempromosikan penerapan teknologi  yang efektif untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan sekolah.

#3 Keselamatan Publik pada Infrastruktur

Selanjutnya, diskusi panel bertema Security for “Smart” Critical Infrastructure, akan mengisi hari kedua konferensi keselamatan publik. Dalam diskusi ini, akan dibahas tentang pihak mana saja yang perlu terlibat dalam memberikan upaya kerjasama untuk menyelaraskan sistem transportasi yang ada saat ini dan di masa mendatang.

RamaRaditya, M.ScChief Executive Oficer Qluebersama Presiden Direktur PT Adhi Karya, Ir. Budi Harto dan dua panelis lainnya akan membahas tema keselamatan publik pada sistem transportasi tersebut.

Qlue merupakan startup layanan publik yang berdiri tahun 2014. Hingga saat ini, Qlue telah berkiprah di lebih dari 15 kota, bekerja sama dengan pemerintah kota, lembaga-lembag pemerintah, pengembangan properti, dan departemen kepolisian daerah, serta lembaga pemerintah untukmemberikanberbagaisolusi Smart City.

Penyelenggara

PT Adhouse Clarion Events (ACE) mengorganisir penyelenggaraan konferensi ini, bersama dengan Divisi Humas Polri dan didukung oleh beberapa asosiasi. Asosiasi yang terlibat, antara lain,  Asosiasi Industri System Keamanan Indonesia (Aiskindo), Asosiasi Pengusaha Teknologi Informatika Nasional (Aptiknas), American Society for Industrial Security (ASIS), Asosiasi System Integrator dan Security Indonesia (Asisindo), Building Engineer Association (BEA), Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi), Ikatan Engineers Indonesia (Ikei), dan pemangku kepentingan lainnya.

Jangan ragu untuk sebarluaskan informasi mengenai konferensi dan Hadirlah dalam pameran keselamtan publik 2019.

***


, , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *