Menyiapkan diri masuk era Industry 4.0

Tahun 2019 merupakan tahun tantangan industri Indonesia. Mengapa demikian? Industri 4.0 akan semakin nyata dan berperan dalam berbagai hal di industri kita. Industri 4.0 merupakan dinamika industri terbaru, dan pemerintah kita telah mendukungnya dengan membuat program Making Indonesia 4.0. Lalu apa dampaknya untuk kita?

Industri 4.0 akan merubah cara kita bekerja, karena semuanya akan terkoneksi ke sistem komputer dan dunia Internet. Tidak hanya terkait mesin industri, tapi juga bagaimana kita bekerja dan berinteraksi. Salah satu contoh adalah maraknya penggunaan sistem absensi. Sistem ini mungkin telah ada cukup lama, sekarang perkembangan terbarunya adalah mendukung Face Recognition. Salah satu anggota APTIKNAS, ZTech Indonesia menawarkan produk FingerPlus 92 Wifi, dengan fitur face recognition, fingerprint dilengkapi ZSoft Time Attendance Plus Software. Solusi ini juga memiliki kemampuan Automatic Data Management system sehingga dapat terkoneksi ke Internet. Semua ini bisa digunakan untuk memantau staf, presentasi kinerja dengan capture wajah pada saat absen online. Akses ke www.fingerplus.co.id untuk melihat solusi lainnya.

Semua infrastruktur industri kita saat ini sudah harus menggunakan jaringan komputer. Dan untuk memastikan ketersediaan jaringan, maka diperlukan adanya Network Monitoring System. Anggota APTIKNAS, PT Daya Cipta Mandiri Solusi menggunakan produk PRTG dari Jerman untuk membantu banyak perusahaan memastikan ketersediaan jaringan, server, bandwidth hingga aplikasi dan database mereka. Semua ini tentu bisa dipantau dari Internet, dan apps yang dipasang di handphone. Akses ke www.dayaciptamandiri.com untuk melihat solusi lengkapnya.

Tidak lupa, menyiapkan diri memasuki era Industri 4.0 juga harus memperkaya dan meningkatkan kemampuan, baik teknis ataupun manajemen, terutama yang berkaitan dengan teknologi informasi. Anggota APTIKNAS, PT Kota Cerdas Indonesia membantu perusahaan mengadakan workshop, seminar terkait dengan solusi smart city, implementasi IoT dan Industry 4.0. Akses ke www.smartcityindo.com untuk menghubungi mereka.

Bagi mereka yang memerlukan pembuatan aplikasi berbasis Android, iOS dan pembuatan website, UdaCoding siap membantu. Udacoding juga menyelenggarakan Training IT Center untuk Android Java, Kotlin, Flutter, Mikrotik serta iOS dari basic sampai dengan intermediete, untuk info jelasnya silahkan kunjungi websitenya ke www.udacoding.com  untuk melihat solusi dan hasil kerja mereka.

APTIKNAS (Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional) memiliki jaringan 27 DPD se-Indonesia, dan sering mengadakan kegiatan pameran, seminar dan workshop di berbagai kota.  (Penulis: Fanky Christian, Ketua DPD APTIKNAS DKI Jakarta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *