Kemenhub Kaji Kewajiban Angkutan Umum Akan Gunakan Mobil Listrik

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal mengkaji kewajiban operator angkutan umum menggunakan kendaraan listrik sebagai armada mereka. Hal ini dilakukan untuk mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan.

“Satu saat akan begitu, diwajibkan (menggunakan kendaraan listrik). Dalam jumlah tertentu kami wajibkan tetapi akan kami kajilah karena kami tidak mau juga sektor operasi ini punya masalah karena adanya kewajiban itu,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai menghadiri rapat koordinasi di Kantor Kementerian Bidang Kemaritiman, Selasa (3/9).

Budi mengungkapkan saat ini beberapa operator sudah mulai mengoperasikan kendaraan listrik. Salah satunya, operator taksi Blue Bird.

Selain itu, operator Transjakarta juga sudah membeli dua armada bus listrik yang bakal segera beroperasi setelah Kemenhub menerbitkan aturan mengenai uji tipe kendaraan listrik.

“Dalam satu, dua hari ini akan kami keluarkan (aturan) uji tipenya,” ujarnya.

Selanjutnya, operator taksi daring seperti Grab juga mulai menggunakan kendaraan listrik. Budi menargetkan porsi kendaraan umum listrik bisa mencapai 30 persen pada 2021. 

Untuk itu, selama 2 tahun ke depan pemerintah akan menyiapkan infrastruktur yang diperlukan seperti stasiun pengisian isi ulang baterai (charging station) kendaraan listrik.

“Dalam dua tahun kami harapkan industri sudah siap juga. Pada saat populasi banyak, kebutuhan banyak, kita (Indonesia) sudah bisa membuat industrinya,” ujarnya.

by cnn.indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *