Kabar Gembira Bagi Perusahaan yang Menyediakan Vokasi

Pemerintah dikabarkan akan segera menerbitkan insentif pengurangan pajak bagi industri yang mau berinvestasi di bidang vokasi. Hal itu dilakukan pemerintah untuk mendorong pengembangan kualitas pada sumber daya manusia (SDM).

Hal ini menjadi pembahasan dalam rapat di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) yang dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

“Pokoknya koordinasi antar menteri, super deduction tax dibahas, sudah disiapkan. PP-nya sudah akan dikeluarkan,” ungkap Sri Mulyani. Menurutnya, saat ini pihaknya bersama antar kementerian sudah menyiapkan insentif pengurangan pajak atau super deduction tax. Bahkan, Peraturan Pemerintah (PP) akan segera dikeluarkan.

Dalam rapat tersebut turut hadir Deputi Bidang Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Rudy Salahuddin.

Ia menjelaskan aturan terkait insentif akan dikeluarkan dalam waktu dekat. Hanya saja, saat ini pihaknya tengah menunggu turunan dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang masih dalam tahap pembahasan.

PP masih digodok memang katanya dalam waktu dekat akan keluar. Tapi PMK turunan dari itunya yang masih digodok,” ungkap dia.

Ia pun menilai bahwa insentif berupa pengurangan pajak penghasilan (PPh) secara besar mencapai 300% itu dapat meningkatkan investasi di bidang industri. Dengan begitu harapanya dapat mendorong kualitas pembangunan manusia.

“Sangat baik itu bisa dilakukan dan kita juga akan lihat kompetensinya, jadi nggak semua sektor industri mesti dipilih,” ungkap dia.

Sebelumnya, Darmin mengungkapkan bahwa aturan insentif tersebut akan keluar dalam waktu dua bulan lagi atau sekitar bulan Mei.

“Tanpa dukungan dunia industri, maka pendidikan dan pelatihan vokasional tidak akan optimal. Insentif bisa keluar 1-2 bulan ini. Sehingga ketika mulai belajar kita bisa kasih fasilitas untuk dunia industri,” jelas Darmin di ICE BSD, Kamis (21/3/2019).

Adapun, insentif tersebut memberikan keringanan pajak hingga 200% untuk industri yang berinvestasi dalam pendidikan vokasi.

Sedangkan untuk industri yang melakukan kegiatan research & development (R&D) untuk menciptakan inovasi akan diberikan keringanan pajak hingga 300%.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *