Cara Cari Modal Bisnis Sampingan

Terkadang, pekerja kantoran tak cukup puas dengan gaji bulanan. Maka, karyawan perlu memutar otak untuk menambah pemasukan. Salah satu cara untuk menambah pundi-pundi tabungan adalah dengan menjalankan bisnis sampingan.

Beberapa jenis usaha perlu mendapat sokongan modal yang jumlahnya tidak sedikit. Masalah keuangan seperti ini seringkali menjadi penghalang bagi karyawan untuk memulai bisnis. Namun, selalu ada jalan keluar untuk segala jenis kesusahan. Berikut beberapa cara mencari modal buat bisnis sampingan.

Menabung

Cara pertama untuk mendapat modal usaha sampingan adalah dengan menabung. Anda bisa menyisihkan sebagian gaji bulanan ke dalam deposito atau instrumen investasi sampai jumlahnya cukup untuk memulai usaha. Dengan bersandar pada modal sendiri, beban Anda bisa lebih ringan karena tidak harus bertanggung jawab pada pemberi pinjaman.

Masalahnya, Anda butuh waktu lama untuk menabung uang demi modal usaha. Anda bisa saja kehilangan momen dan kesempatan untuk memulai bisnis di saat yang tepat. Jadi, jangan lupa untuk menentukan tenggat waktu sebelum memulai menabung untuk modal usaha. Kemudian, Anda harus disiplin untuk mencapai target tersebut.

Menjual atau Menggadaikan Aset Pribadi

Salah satu “pengorbanan” yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan modal usaha sampingan adalah menjual aset pribadi kepada teman, melalui media sosial, atau situs jual beli online. Anda dapat menjual emas, perabotan atau barang elektronik yang sudah jarang dipakai tapi masih bernilai.

Namun, jika masih “sayang” menjual emas yang sudah dikumpulkan selama ini, Anda bisa menggadaikannya saja. Anda bisa menebusnya kembali setelah memiliki keuntungan dari hasil bisnis sampingan. Apabila belum bisa menebus saat jatuh tempo, Anda dapat memperpanjang waktu gadainya.

Menggandeng Rekan Bisnis

Kalau tabungan modal belum cukup juga, Anda bisa menggandeng seorang teman untuk dijadikan sebagai rekan bisnis. Anda bisa mencari teman yang memiliki minat usaha yang sama, atau rekan yang sudah menggeluti bisnis terlebih dahulu.

Anda bisa menawarkan beberapa bentuk kerja sama kepada calon rekan bisnis. Anda bisa meminta teman menjadi investor saja atau ikut aktif dalam membangun usaha bersama.

Pinjam Kepada Keluarga atau Teman

A caring community

Jika tidak bisa menghimpun modal sendiri, coba minta bantuan kepada keluarga atau teman. Anda bisa datang kepada kerabat yang memiliki harta berlebih, kemudian menjelaskan rencana bisnis sehingga ia tertarik untuk meminjamkan uangnya.

Meski meminjam dari teman atau keluarga, tetapi Anda tidak boleh sampai lupa untuk membayar tepat waktu. Jangan sampai urusan uang merusak hubungan kekerabatan.

Modal dari Konsumen

Beberapa jenis bisnis sampingan yang cocok dengan trik ini misalnya usaha yang bergerak di bidang kuliner seperti katering rumahan, dan juga kerajinan tangan. Anda bisa meminta pelanggan membayar uang muka yang digunakan untuk membeli bahan yang diperlukan. Setelah pesanan selesai, Anda baru meminta pelanggan melunasi sisa pembayaran.

Uang muka ini bisa digunakan sebagai tambahan modal dan jaminan konsumen tidak asal pesan, tapi tak mau membayar. Dengan begitu, modal bisa berputar, dan bisnis terus berjalan.

Sebenarnya, selain lima tips di atas, Anda bisa saja mendapatkan modal bisnis sampingan dari sumber lain. Anda bisa mencari dana segar dengan mengajukan kredit dengan agunan atau tanpa agunan ke bank. Jika memilih kredit dengan jaminan, Anda harus rela menjaminkan sertifikat rumah dan surat berharga lainnya. Bila memilih kredit tanpa agunan, Anda harus siap membayar bunga lebih tinggi dalam tenor lebih singkat.

Tetapi, Anda perlu memikirkan masak-masak sebelum mengajukan pinjaman bank. Bila bisnis sampingan baru dirintis, maka Anda bisa repot harus membangun usaha dan sudah harus membayar cicilan sejak bulan pertama.

Selain kepada bank, Anda juga bisa mendapatkan pinjaman modal usaha dengan peer to peer lending atau crowdfunding. Saat ini, ada banyak situs yang menawarkan modal usaha semacam itu. Tetapi, untuk mendapatkan modal dari masyarakat, Anda harus bisa membuktikan bahwa bisnis yang dijalankan akan membawa hasil yang menjanjikan.

READ MORE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *